Looking To You – Chapter 1

hug21

Pernahkah kau merasa begitu menginginkan seseorang namun menahannya hingga keinginan itu pelan-pelan menghancurkan kewarasanmu dan merubahmu benar-benar menjadi seorang yang berengsek?

Well, itulah yang terjadi padaku sekarang. Tepatnya sejak Calley Conahan memasuki pintu kantorku dengan wajahnya yang lugu dan tanpa dosa, dengan setelan blazer membosankan yang tak akan pernah aku rasa menarik bila dikenakan oleh wanita lain. Continue reading “Looking To You – Chapter 1”

Loves In The Parks 3 – TENTH DRAMA – Chapter 1

we

 

Jung Nam menyesap rokoknya yang tinggal setengah, memeriksa pakaian jas rangkap tiganya dan menyisir rambutnya dengan tangan, mengatur ujung rambutnya yang telah rapi sambil sesekali menoleh pada cermin di depannya.

 

Jas warna hitam kecoklatan, dasi yang sepadan dengan gelapnya jas yang dia pakai, kemeja putih yang tersetrika rapi tanpa cela dan seutas sapu tangan putih menonjol ujungnya dari saku jas nya yang juga terselip sebatang mawar merah. Continue reading “Loves In The Parks 3 – TENTH DRAMA – Chapter 1”

My Last Autumn – Fifth Drama Prologue

“Sudah pukul empat sore lebih sepuluh menit namun wanita itu belum datang juga” bathinku bergumam. Semestinya dia telah tiba disini sepuluh menit yang lalu. Aku tak punya banyak waktu untuk menunggunya. Manejer Park pun tak mengangkat telephone nya membuat emosiku semakin bertambah.
Aku sudah harus berada distasiun televisi pukul enam sore dan waktuku tak banyak, tak mungkin aku melakukan’nya’ dalam sejam kan? Untuk berangkat ke stasiun saja perlu waktu setengah jam jika kendaraanku tak terjebak macet.  Continue reading “My Last Autumn – Fifth Drama Prologue”

First Drama – Chapter 6

Chapter 6
Mereka tiba disebuah rumah dengan halaman yang sangat luas dipedesaan, nampak perkebunan-perkebunan milik penduduk desa menghijau dipinggir jalan. Direktur Shin pun turun dari mobil dan memapah Soo hyun kedalam. Disana dia langsung mencari ayahnya yang sedang duduk ditaman memandang ke arah danau.
“Ayah, apa kabarmu? Aku mengajak seseorang untuk menemuimu. Nama nya Soo hyun, dia gadis yang sangat aku cintai”
Ayahnya hanya terdiam bengong seperti orang yang sedang berada didalam pikirannya sendiri. Expresi Direktur Shin pun menjadi kaku karena sedih dengan keadaan ayahnya.
Kakak Direktur Shin muncul dari arah taman dan menyapa mereka, Shin Eun Ah namanya.
“Kamu sudah datang? Wah, siapa yang kamu ajak? Cantik sekali”
Direktur Shin pun tersenyum dan dengan bangga memperkenalkan Soo hyun kepada kakaknya. Continue reading “First Drama – Chapter 6”

First Drama – Chapter 2

Chapter 2

Siang itu sungguh hari yang sangat sibuk untuk Soo hyun, dia mendapat tugas untuk menghandle sebuah pameran bazar produk iklan perusahaan mereka yang terbaru di pameran industry tahunan di Seoul.

Disana segala jenis perusahaan berskala besar ikut andil meramaikan pameran itu, dari perusahaan textile, real estate, automotif, hypermall, asuransi dan sebagainya. Soo hyun pun dengan cekatan melayani tamu yang mampir ke stand mereka dan menjelaskan tentang keunggulan produk terbaru mereka.

Diantara tamu-tamu itu, ada seorang laki-laki yang menarik perhatian Soo hyun, karena sedari tadi dia hanya melihatnya dari kejauhan, namun ketika stand Soo hyun mulai sepi, laki-laki itu kemudian menghampirinya.

Soo hyun menyambut tamu itu dengan ramah dan mulai memperkenalkan dirinya sebagai kepala pemasaran di stand itu. Laki-laki itu ingin tahu lebih banyak tentang keunggulan produk dari perusahaan Soo hyun bekerja dan ketika Soo hyun menjelaskan dengan sempurna, dia pun berdecak kagum. Continue reading “First Drama – Chapter 2”

First Drama – Chapter 1

Chapter 1

Hampir tengah malam saat Kim Soo Hyun keluar rumahnya untuk membuang sampah seperti yang biasa dia lakukan. Ketika itu dia mendengar suara tabrakan didekat rumahnya. Sebuah mobil menabrak tiang listrik dan pengemudinya pingsan. Soo Hyun perlahan-lahan mendekatinya dan memanggil-manggil dari luar

“Ajusshi..ajusshi.. km tak apa-apa?”

Namun pengemudi itu hanya bergeming sedikit, terlihat darah mengalir dipelipis dan turun ke pipinya. Orang yang dipanggil ajusshi itu hanya bergumam “tolong aku…”.

Soo hyun pun menjadi panik dan mencari-cari handphonenya namun dia meninggalkannya dikamar.

Karena malam yang sudah larut dan tak ada seorang pun yang bisa dia mintai pertolongan, Soo hyun pun membuka pintu mobil itu dan menolong si ajusshi keluar dan memapahnya ke rumahnya.

Meski tertatih-tatih, akhirnya mereka sampai kedalam, dan Soo hyun mengobati luka si ajusshi. Soo hyun kemudian memanggil polisi dan mengabarkan tentang kecelakaan yang terjadi. Continue reading “First Drama – Chapter 1”