Loves In The Parks 3 – TENTH DRAMA – Chapter 1

we

 

Jung Nam menyesap rokoknya yang tinggal setengah, memeriksa pakaian jas rangkap tiganya dan menyisir rambutnya dengan tangan, mengatur ujung rambutnya yang telah rapi sambil sesekali menoleh pada cermin di depannya.

 

Jas warna hitam kecoklatan, dasi yang sepadan dengan gelapnya jas yang dia pakai, kemeja putih yang tersetrika rapi tanpa cela dan seutas sapu tangan putih menonjol ujungnya dari saku jas nya yang juga terselip sebatang mawar merah. Continue reading “Loves In The Parks 3 – TENTH DRAMA – Chapter 1”

Fifth Drama – Epilogue – Happy Ending

Sebulan kemudian kami pun meninggalkan tempat ini. Selama disini, Asisten Joon dan diriku belajar banyak keahlian baru. Menaiki tangga untuk memperbaiki atap yang rusak, mengganti genteng-genteng yang telah bocor, mengecat ulang tembok rapuh itu dengan putus asa, mencangkul lahan untuk ditanami kentang, bahkan kami ikut menangkap ikan di danau.
Kondisi Hye sun pun mulai membaik, dia kembali sehat dan wajahnya bersinar. Dia selalu menertawakanku saat duduk dengan putra kami di halaman belakang ketika aku menangkap belut dari sawah. Belut-belut ini memang licin dan gesit, pakaianku penuh lumpur dan sekujur tubuhku pun terlihat sama mengerikannya.

Continue reading “Fifth Drama – Epilogue – Happy Ending”

Fifth Drama – Epilogue – Sad Ending

“Mama.. aku menemukan bunga liar ini disana. Aku taruh di makam papa ya?”
Wanita itu mengangguk. Dia tersenyum pada buah hatinya yang berlari-lari menyusulnya dengan gembira.
Sudah tujuh musim gugur berganti, tujuh tahun berlalu, namun perasaan itu tetap kuat seperti pertama kali mereka mengungkapkan perasaan.
“Beri salam pada papamu, Seung ho” kata Hye sun pada anaknya yang dibalas dengan anggukan.

Continue reading “Fifth Drama – Epilogue – Sad Ending”

Fifth Drama – FINAL – Happy Ending

Asisten Joon telah mempersiapkan semuanya dengan baik. Setibanya kami di bandara internasional Gwangju, kami akan menaiki pesawat pribadi menuju Seoul. Pesawat milik stasiun televisi yang diterbangkan dari Seoul untuk menjemput kami.
Aku hanya memakai pesawat ini untuk bepergian ke luar negeri, tak pernah terpikir olehku untuk memakainya untuk penerbangan lokal.
“Direktur Lee, semuanya siap. Perawat Min akan menemani nona Jung Hye Sun selama perjalanan kita kembali ke Seoul” kata Asisten Joon sigap.
Dia telah melengkapi semua peralatan dan mengecek kesiapan mobil. Aku tak ingin di dalam perjalanan menuju pusat kota kendaraan kami mengalami masalah tekhnis.
“Aku akan menjemput Hye sun” kataku.

Continue reading “Fifth Drama – FINAL – Happy Ending”

Fifth Drama – FINAL – Sad Ending

“Kalian masuklah ke dalam, udara dingin tidak baik untuk Hye sun dan kandungannya” perawat Min muncul dibelakang kami bersama dengan Asisten Joon dibelakangnya.
“Hye sun, ayo kita masuk dulu” akupun mendorong kursi roda itu menuju kamar Hye sun, kami akan berangkat ke Seoul sebentar lagi.
Setelah memerintahkan beberapa hal pada Asisten Joon aku pun kembali ke kamar untuk menemui Hye sun. Dia sedang merintih di atas tempat tidur. Ranjangnya basah oleh air ketuban. Dia akan melahirkan. Aku pun panik dan mendekatinya.

Continue reading “Fifth Drama – FINAL – Sad Ending”

Fifth Drama – Chapter 19

Aku menemui seorang perawat yang sedang mengisi bunga di dalam vas. Seorang ibu muda, dia sedang menggendong anaknya ketika aku menyapanya.
 “er..” aku gugup, tak tahu harus mulai bertanya dari mana. Akupun menggaruk-garuk kepalaku yanng tak gatal. Asisten Joon berdiri gugup dibelakangku, tak membantuku sama sekali.
“Ada yang bisa saya bantu? Nampaknya kalian bukan penduduk sini?” kenapa semua orang yang aku temui senang sekali untuk tersenyum?

Continue reading “Fifth Drama – Chapter 19”